Akankah Balap Flat Track Ramai di Indonesia?

Masyarakat otomotif Indonesia, khususnya penggemar motorsport roda dua lebih paham kalau balapan di sirkuit tanah itu identik dengan motocross atau grasstrack.  Nah bagaimana ketika berbicara balap Flat Track? Pastinya kurang familiar, karena jenis ini lebih terkenal di negara asalnya, Amerika Serikat daripada di Indonesia.

Padahal balapan ini sangat seru, layout sirkuitnya pun tidak sulit, hanya berbentuk oval dan gaya membalapnya pun cukup unik. Khususnya ketika cornering, pembalap harus bisa tetap menjaga motor stabil saat roda belakang ‘sliding’ pada kecepatan tinggi. Itulah seni membalap dari Flat Track!

AMA Racing selaku organisasi balap motor di Amerika Serikat, menggelar balap Flat Track dalam dua jenis kelas, yaitu motor bermesin Twin seperti Harley-Davidson, Indian atau sejenisnya dan kelas motor bermesin tunggal seperti motor Honda CRF450R, KTM 450 SX-F maupun motor trail sejenis lainnya.

Makin unik di balapan ini adalah racing suit, dalam balap Flat Track malah menggunakan racing suit atau baju balap berbahan kulit seperti dipakai pembalap MotoGP. Tidak hanya baju, helm full face dan glove pun versi balap motor sirkuit aspal. Menarik ya!

Lalu bagaimana di Indonesia? Ya balap ini pernah dihelat oleh panitia Kustomfest 2019 di kota Jogja. Gelaran perdana itu mendapat respon positif dari bikers penyuka balap tanah khas Amerika yang berasal dari berbagai kota di Indonesia.

Tetapi karen penyelenggaraan balap Flat Track ini bersifat eksibisi, pihak penyelenggara pun menyesuaikan peraturan dan jenis motor yang bisa turun di sirkuit oval bikinan Kustomfest. Nah apakah akan ada balap Flat Track lainnya? Kita lihat saja perkembangannya.