“Deadpool 2”, Lebih Ramai dan Brutal

Deadpool si antihero sableng kembali lagi. Masih dihiasi adegan-adegan sadis penuh darah, sumpah serapah yang mengalir lancar dari mulut pemeran utama dan lelucon di sana-sini, “Deadpool 2” diramaikan juga oleh sederet  karakter baru dan cameo aktor-aktor ternama.

Deadpool alias Wade Wilson (Ryan Reynolds), pria berkekuatan mutan yang bisa pulih dari luka dan cedera separah apa pun, sibuk ke sana-sini untuk membunuh para kriminal dengan cara brutal.

Usai membunuh orang-orang, Wade kembali ke rumah, menuju pelukan kekasihnya Vanessa (Morena Baccarin). Aksi Deadpool melahirkan banyak musuh, salah satunya menimbulkan tragedi yang menyisakan kesedihan mendalam di hati Wade.

Ketika fisik dan mentalnya porak poranda, Colossus, mutan bertubuh besi, muncul untuk menyelamatkannya.
Deadpool akhirnya bergabung menjadi trainee X-Men yang kembali mempertemukannya Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand). “Negasonic jauh lebih dewasa sejak film pertama,” kata Brianna, “Mungkin dia sudah lebih mengenal dirinya sendiri. Sebelumnya, dia sangat pembangkang dan saya kira dia masih bandel, tapi dia lebih merasa nyaman dan tidak terlalu berusaha untuk membangkang karena dia berusaha jadi diri sendiri.”

Dia kini punya kekasih bernama Yukio, diperankan oleh Shiori Kutsuna yang penampilannya tipikal gadis-gadis bergaya Harajuku. “Yukio adalah gadis ceria bergaya Tokyo dengan rambut pink. Tapi dia adalah pembunuh tangguh. Dia bisa bertarung,” kata Shiori.

Dibandingkan Negasonic yang sinis, Yukio selalu berusaha melihat sisi positif dari semua hal, termasuk sifat Deadpool yang biasa membuat Negasonic sebal bukan main. Sayangnya penampilan Negasonic di sekuel ini tidak cukup banyak, begitu pula dengan Yukio yang hanya numpang lewat.

Mutan berkostum merah yang disangka Spiderman dalam video klip soundtrack yang dinyanyikan Celine Dion membawa dirinya ke dalam masalah ketika terlibat dengan Russell Collins (Julian Dennison) alias Firefist yang punya kekuatan menyemburkan api dari tangannya.

Masalah semakin pelik ketika muncul Cable (Josh Brolin), pria yang datang dari masa depan yang bertekad membunuh Russell. Deadpool bertekad melindungi Russell, tapi dia tidak bisa beraksi sendirian. Bersama sahabatnya, Weasel (T.J. Miller), mereka membuat audisi khusus mencari anggota tim X-Force (meniru nama X-Men) yang bisa membantunya menyelesaikan misi itu.

Terpilihlah Domino, Bedlam, Shatterstar, Zeitgeist, Vanisher serta Peter. Semuanya punya kekuatan super, kecuali Peter yangdatang semata-mata karena merasa lowongannya menarik. Dari semua tim X-Force, Domino yang diperankan Zazie Beetz adalah karakter yang paling mencuri perhatian.  “Domino adalah orang yang beruntung,” kata Beetz. “Dia adalah orang yang sarkas dan sinis. Dia setara dengan Deadpool dan bodo amat dengan omong kosongnya. Dia bukan cuma karakter pendamping, dia juga karakter yang kuat.”

Firefist dibintangi Julian Dennison yang sebelumnya membintangi “Hunt for the Wilderpeople”, film terlaris dalam sejarah Selandia Baru, masih berusia 14 tahun ketika syuting “Deadpool 2”.  Ketika “Deadpool” pertama ditayangkan, dia hanya bisa menonton versi yang sudah disensor karena masih belum cukup umur.

Meski demikian, dia senang karena bisa terlibat di bagian-bagian “kotor” dari sekuel Deadpool. “Aku tidak sabar melihat reaksi keluargaku saat menontnnya, mereka akan meninggalkan bioskop dan berpikir ‘Apa yang telah
mereka lakukan pada anakku?'” katanya.

Mereka yang paham betul soal cerita Marvel dan DC juga hubungan antara Deadpool dan anggota X-Men yang sudah tercipta di film lain, bisa lebih terhibur karena banyak lelucon yang merujuk pada hal tersebut.

Seperti film pertamanya, “Deadpool 2” menyisipkan dialog yang menyentil dunia dan karakter dalam Marvel, DC Universe, stereotipe pahlawan super sampai mengata-ngatai film yang pernah dibintangi Ryan Reynolds. Karakter Cable (Josh Brolin) yang punya latar belakang kelam, misalnya, dituduh Deadpool salah tempat karena karakteristiknya lebih mirip dengan tokoh-tokoh DC Universe yang nuansa filmnya lebih serius ketimbang film
adaptasi komik Marvel.

Pertanyaan Deadpool mengenai di mana gerangan anggota X-Men lain selain Colossus yang tak pernah terlihat di X-Mansion juga terjawab, asal penonton jeli melihatnya.

Satu hal yang pasti, jangan buru-buru meninggalkan bioskop sebelum credit title selesai.

copyright © antara 2018