Diskon PPnBM Tertinggi

Kebijakan pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Murah (PPnBM) mobil baru mulai berlaku di bulan Maret 2021. Untuk periode pertama, pemerintah membebaskan pajak mobil baru hingga 100 persen di bulan Maret hingga Mei. Kemudian, untuk Juni-Agustus 2021 turun menjadi 75 persen dan terakhir September-Desember 2021 keringanan tarif dipangkas menjadi 25 persen.

Segmen kendaraan bermotor yang mendapatkan diskon pajak yakni, mobil baru berkapasitas mesin di bawah 1.500 cc dan berpenggerak dua roda alias 4×2, termasuk sedan. Sebanyak 21 jenis mobil berbagai merek yang mendapatkan diskon pajak atas PPnBM rata-rata 10 persen.

Namun ada 1 jenis mobil yang mendapat diskon PPnBM yang lebih besar, yakni Toyota Vios dengan diskon pajak PPnBM sebesar 30 persen. Hal ini disebabkan tidak ada lagi mobil di segmen sedan dengan kriteria 4×2 berkapasitas di bawah 1.500 cc, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

Kalau diilustrasikan, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) pada Vios varian tertinggi, 1.5 G CVT, sebesar Rp261 juta. Sedangkan harga ritel varian ini menurut situs resmi Toyota Indonesia Rp 346,85 juta. Nilai PPnBM Vios 1.5 G CVT sebesar Rp 78,3 juta dihitung dari 30 persen X Rp 261 juta. Sementara bila dijual ke konsumen tanpa PPnBM berarti Rp 346,85 juta dikurangi Rp 78,3 juta yang hasilnya Rp 268,55 juta. ‘Wah, lumayan sekali potongannya..’

Sebagai informasi, PPnBM merupakan pajak negara yang dihitung berdasarkan harga off the road kendaraan alias NJKB. PPnBM dikenakan pada penjual untuk kemudian dibebankan ke konsumen dalam harga on the road yang termasuk di dalamnya hitung-hitungan pajak daerah, seperti Bea Balik Nama (BBN) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

O iya, berikut 21 daftar mobil PPnBM 0 persen, yakni Toyota (Yaris, Vios, Sienta, Avanza, Rush dan Raize), Daihatsu (Xenia, Gran Max Minibus, Luxio, Terios dan Rocky), Mitsubishi (Xpander dan Xpander Cross), Honda (Brio RS, Mobilio, BRV dan HRV), Suzuki (Ertiga dan XL7), Nissan Livina dan Wuling Confero.

Leave a Comment