Fokus di Bisnis Pelapisan Interior Mobil

Dibesarkan dalam lingkungan yang menggeluti bisnis pelapisan jok dan sofa, semakin meneguhkan keinginan Gatot Susilo untuk menekuni bidang yang sudah lama dikenalnya. Hal ini disebabkan, semenjak kecil orang tuanya sudah membuka usaha reparasi sofa. “Awalnya orang tua main sofa dan waktu bantu-bantu sempat juga coba ke interior mobil,” kenang Gatot ihwal keterlibatannya dalam pengerjaan jok mobil di tahun 2001. Seiring waktu, walau sempat mencoba reparasi sofa, akhirnya Gatot merasa bahwa passionnya adalah di interior mobil.

Terlebih waktu ikut orang tua dan memulai usaha ini di Banjarmasin, usaha sejenis masih jarang sekali. Dan untuk membentuk pasar, Gatot harus menumbuhkan kepercayaan ke konsumen dan memberikan sedikit edukasi kepada pelanggan mengenai keuntungan mengganti pelapis jok mobil. Sampai akhirnya ditahun 2005, pria asli Kediri ini dikenalkan dengan produk MBtech yang memang sesuai dan cocok dengan keperluan interior mobil dengan nama Gatot Car Leather Seat.

Meski sempat berpindah-pindah lokasi usaha, namun seiring waktu dan telah terbentuknya pasar semakin memantapkan Gatot untuk konsentrasi dalam pelapisan interior mobil saja. “Setelah pasar terbentuk, maka mulai dari tahun 2011 sampai sekarang melakukan usaha di tempat ini,” cerita Gatot mengenai lokasi usahanya di Jl. Sultan Adam Ruka 4 No.3, Banjarmasin.

Gatot pun sempat melakukan perluasan usaha dengan membuka cabang di Palangkaraya atas permintaan pelanggannya yang datang dari Kalimantan Tengah. Tapi karena kewalahan dan SDM tidak mencukupi, usaha tersebut kini sedang di nonaktifkan. Namun tidak tertutup kemungkinan Gatot akan kembali membuka cabang, baik di Palangkaraya ataupun kota lainnya di Kalimantan.

Bersama para pegawainya, Gatot melakukan terobosan-terobosan dalam melayani dan memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Salah satunya adalah meminjamkan unit mobil pengganti atau layanan jemput antar bagi unit mobil yang akan dikerjakan. “Dengan begitu pelanggan yang ada keperluan lain tidak terganggu dan tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasa,” tutup Gatot.