Ganti Hobi Tampil Lebih Sporty

Sempat galau dan kepingin ganti hobi, akhirnya Rachman Aulia justru kecemplung dalam modifikasi motor. “Awalnya mau berhenti main sepeda karena baru punya baby, jadi perlu hobi baru biar gak bosan kalo di rumah,” buka Rachman. Pilihannya pun gak jauh-jauh, masih kendaraan roda dua yang sesekali bisa digunakan saat weekend.

Namun ia tidak menyangka jika racun di dunia motor ternyata lebih parah. “Akhir 2017 saya beli Yamaha Aerox. Belum ada beberapa bulan mulai gatal untuk modif karna lihat banyak yang jadi keren setelah dimodif,” tambahnya. Walhasil Aerox berkelir putih miliknya dikonsultasikan dengan Wiryawan selaku owner FAT Motorsport, bengkel spesialis skutik Yamaha untuk dimodifikasi bergaya sporty.

Workshop di bilangan Pondok Bambu ini langsung mendesain ulang bagian bodi menggunakan livery bertemakan MotoGP dari tim Alma Pramac Racing. Kesan sporty semakin kentara setelah campuran bahan serat karbon dan karbon printing melapisi beberapa bagian bodi part-nya. Selanjutnya performa mesin ditingkatkan dengan menyematkan bore up kit Athena 183 cc dan bagian CVT set mengandalkan merek KTC.

Faktor safety juga di upgrade dengan menambahkan sistem pengereman disc brake di roda belakang dan double disc brake pada roda depan. Sementara faktor kenyamanan yang menjadi konsentrasi utama Rachman saat berkendara kini bisa dirasakan setelah sistem suspensi belakang diubah menjadi monosok dan bagian depan menggunakan sok upside down dari Nui Racing Project.

Rasa nyaman kian terasa setelah melapis ulang bagian jok menggunakan bahan pelapis MBtech dengan konsep desain simetris. Pilihan warna disesuaikan dengan konsep bodi dengan menggunakan kombinasi warna Black (MBRC 2301) dari MBtech Riders untuk bagian samping dan warna Red (MBRC 2305) untuk piping dan sebagai aksen jok.

Bagian utama jok, pembonceng dan sandaran punggung dilapisi tekstur halus MBtech Premium – Carrera berwarna Black (MBPC 1001). Kedua varian bahan ini kemudian disatukan dengan jahitan benang berwarna merah menguatkan kesan sporty yang diinginkan. “Beneran gak nyangka belom setahun tapi modifnya lumayan banyak,“ gelak Rachman yang sudah menghabiskan bajet Rp 30 juta lebih untuk hobi barunya ini.

Masih lanjut gak bro..?