Gaya Jok Klasik Royal Enfield

Dalam keseharian, Ega memang banyak mengandalkan motor untuk beraktivitas. Pilihan tersebut ia lakukan karena kawasan di sekitar rumahnya memang agak padat pada jam tertentu. “Aktivitas saya berbarengan dengan jam sibuk, jadi saya lebih suka pakai motor,” buka Ega akan pilihan mengendarai motor, baik untuk kuliah atau kumpul bareng teman.

Menyadari hal tersebut, Ega pun melakukan treatment khusus pada motor Royal Enfield Classic 500 miliknya. “Motor ini saya buat senyaman mungkin,” ujarnya. Gejala stang getar yang memang penyakit bawaan RE diakali dengan dengan ukuran stang lebih lebar.

Kemudian Ega mengganti ban dengan pola kembangan yang lebih bisa diandalkan. “Ban bawaan lumayan licin,” imbuhnya. Upgrade lain adalah mengganti knalpot dan menambahkan sidebag aftermarket. “Knalpot RE terlalu halus suaranya, trus kebetulan RE juga gak ada ruang penyimpanan jadi supaya lebih fungsional aja kalo ada tas samping,” tutur Ega lagi.

Unsur safety tetap diperhatikan dengan menambahkan crashbar model custom. Selanjutnya Ega melakukan penggantian busa dan bahan pelapis untuk memberi rasa nyaman ketika riding. “Kebetulan saya cari warna yang matching dengan warna biru bodi dan warnanya ada di MBtech Giorgio,” tukas Ega.

Pilihan pun jatuh pada warna Navy (MB 6032) yang dikombinasikan warna Sapphire (MB 6033) untuk bagian piping. Sementara motif press memanjang dipilih untuk menguatkan kesan klasik pada RE. Ega jadi semakin percaya diri dengan ubahan klasik pada Royal Enfield Classic 500 miliknya.