Jalan Menuju Sukses

Ada seorang pemuda berbicara dengan orang tua yang dituakan di kampungnya. Pemuda itu bertanya, “Paman, bisakah engkau tunjukkan dimana jalan menuju sukses?”

“Wah, gimana ya…,” Orang tua itu terdiam sejenak. Tanpa mengucapkan sepatah kata, ia menunjuk ke arah sebuah jalan.

Tanpa pikir panjang pemuda itu berlari menyusuri jalan yang ditunjukkan paman itu. Ia ingin lekas meraih kesuksesan. Setelah belari sekian langkah tiba-tiba ia berseru, ‘Hah!, ini jalan buntu!’ Benar, di hadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. Pemuda itu kebingungan, “Apa iya saya tidak memahami maksudnya.”

Kemudian ia berbalik untuk menemui sang paman dengan maksud untuk memastikan petunjuk yang benar sekali lagi, “Paman mau menipu saya? Ayo dong manakah jalan yang benar menuju sukses.”

Dengan santainya sang paman tetap menunjuk ke arah yang sama. Pemuda itu kembali berjalan ke arah itu lagi. Apa yang terjadi? Tetap di hadapannya hanya tembok itu lagi. Ia berpikir, wah pasti saya dikerjai nih.

Seketika pemuda itu naik pitam dan ingin melabrak sang paman, “Hey, aku sudah menuruti petunjukmu, tetapi apa yang terjadi, cuma jalan buntu! Mana yang benar jalan menuju sukses? Jangan diam saja dan memainkan jari telunjuk menunjukkan arah, bicaralah!”

Akhirnya paman itu berbicara, ‘anak muda betul kalau itu jalan menuju sukses kamu, coba lewati tembok itu, temukan apa yang ada di balik tembok itu.’ Siapa bilang tembok adalah tujuan akhir? Masih ada peluang hidup dibaliknya jika Anda ingin berusaha, jangan mau instannya saja.
copyright photo © unsplash.com