Perang Ponsel Layar Lipat

Ketika kali pertama diperkenalkan, konsep smartphone dengan layar lipat atau foldable langsung menyedot perhatian. Jika beberapa tahun lalu, ponsel pintar dengan layar lipat baru sebatas konsep saja, tapi sejak awal tahun lalu, perang smartphone dengan layar lipat semakin gencar. Bahkan sejumlah brand teknologi ternama sudah merilis seri selanjutnya.

Motorola

Sebut saja brand Motorola yang curi start dengan kembali menghidupkan seri Razr, gawai lipat miliknya yang terkenal. Ponsel tersebut dilengkapi dengan prosesor support 5G, kapasitas RAM dan memori besar serta desain ikonik seri Razr yang terkenal.

Samsung

Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung juga gencar memperkenalkan ponsel lipat miliknya. Samsung bahkan menyiapkan dua seri smartphone khusus dengan layar lipat yakni seri Flip dan Fold –ketika layar dibuka jadi lebih luas dari 6,2 inci menjadi 7,2 inci. Sementara seri Flip selain dibekali layar lipat, tapi juga kemampuan fotografi yang mumpuni.

Huawei

Tren ponsel dengan layar lipat juga diramaikan oleh brand Huawei dengan seri X dan Xs yang telah dipasarkan secara resmi di Indonesia sejak awal tahun lalu. Keunggulannya, ponsel ini telah support multi window, sehingga memungkinkan dua aplikasi dibuka bersamaan di layarnya yang lebar. Huawei tidak sendiri, perusahaan lain asal China seperti Oppo, Xiaomi, Vivo atau TCL dikabarkan juga tengah mengembangkan produk smartphone dengan layar lipat.

TCL & Xiaomi

Bahkan TCL memiliki ponsel dengan konsep layar yang bisa dilipat menjadi tiga bagian. Ponsel tersebut dilengkapi dengan dua engsel yang bisa melipat layar berlawanan arah serta layar berukuran 10 inci ketika dibuka. Sedangkan Xiaomi telah mendaftarkan paten layar gulungnya yang bisa melebar dan memendek secara fleksibel. Aplikasi yang dibuka pun akan mengikuti dan menyesuaikan ukuran layar.

Terlepas dari perkembangan desain ponsel layar lipat, akan sangat menarik melihat strategi dari masing-masing brand untuk meramaikan dan memasarkan produk mereka hingga bisa diterima di pasar. Termasuk harga jual yang kompetitif dan bersahabat. Jika saat ini teknologi ponsel layar lipat tergolong mahal, bukan tidak mungkin beberapa waktu ke depan, teknologi ini bisa dijual dengan harga lebih terjangkau.

Photos : Internet

Leave a Comment