Princess Leia pegang peran kunci di penutup saga Skywalker

Babak pamungkas yang dinantikan dari saga film Skywalker akan menampilkan peran signifikan untuk Princess Leia, karakter “Star Wars” yang dimainkan mendiang aktris Carrie Fisher.

Penulis dan sutradara J.J. Abrams mengatakan dia punya banyak rekaman tak terpakai Fisher dari pengambilan gambar “The Force Awakens” (2015) untuk membuat Leia jadi pemain kunci di “The Rise of Skywalker”, film “Star Wars” yang akan tayang di bioskop pada 20 Desember.

Pada 2016, Fisher meninggal pada usia 60 tahun.

“Kami tak bisa menuturkan cerita tanpa Leia,” ujar Abrams seperti dikutip dari Reuters.

“Dia adalah ibu dari penjahat di kisah ini. Dalam arti tertentu, dia adalah ibu dari perlawanan, pemberontakan, pemimpin, sang jenderal,” kata dia.

“Perannya itu integral,” ujar dia. “Ini bukan cuma menambahkan Leia demi keindahan.”

“The Rise of Skywalker” adalah film kesembilan dari Star Wars yang debut pada 1977 dan kini dimiliki oleh Walt Disney Co.

Di film-film sebelumnya, Leia adalah pemimpin perlawan menghadapi pihak First Order di galaksi. Putranya Kylo Ren (Adam Driver) adalah pemimpin First Order di akhir film “The Last Jedi” (2017).

Jika Fisher masih hidup, “tentu saja kami akan membuat hal lain”, ujar Abrams. “Tapi fakta bahwa kami punya materi untuk membuat apa yang kami lakukan sekarang itu harus sungguh memuaskan”.

Daisy Ridley, pemeran Rey, merekam adegan-adegan dalam “Rise of Skywalker” di mana karakternya berinteraksi dengan potongan video-video Fisher.

“Saya pada dasarnya bereaksi atas video-videonya, jadi rasanya sangat emosional, sangat janggal,” ujar Ridley. “Tapi saya merasa ada kasih sayang antara Leia dan Rey di sini, dan Leia adalah bagian besar dari cerita.”

Pilot Poe Dameron (Oscar Isaac) dan Rose Tico (Kelly Marie Tran) juga punya adegan yang melibatkan dialog dengan Leia.

Putri Fisher, Billie Lourd, juga akan hadir ketiga kalinya sebagai letnan dari pasukan perlawanan, juga akan muncul di layar dengan ibunya.

Anthony Daniels, yang memainkan droid C-3PO, mengatakan adegan dengan Fisher tampak “benar-benar dapat dipercaya, sangat indah” dalam hasil akhir film diperlihatkan kepada beberapa pemeran pekan ini.

Isaac mengatakan dia merasa “benar-benar melankolis” ketika menonton Fisher di “Rise of Skywalker.”

“Anda melihatnya di sana, dan dia sangat penting dan hidup, dan ketika berpikir dia sudah tiada, dan dia takkan bisa melihat bagaimana kita mengucapkan selamat tinggal kepada Princess Leia,” katanya. “Rasanya pahit manis.”

copyright © antara 2019