Redam Amarah dan Raih Keikhlasan

Dalam suasana yang penuh ketidakpastian akan membuat kita mengeluh dan kurang bersyukur. Kita cepat merasa marah dan selalu menyalahkan keadaan maupun lingkungan sekitar. Saat sendiri pun selalu saja terlintas pikiran yang bisa merusak kondisi psikis kita.

Tentu jika dibiarkan terlalu lama, hal tersebut akan sangat tidak baik dan terlebih tidak menyehatkan. Kita perlu mengendalikan emosi dengan tidak membiarkan rasa amarah dan kesal terlalu lama bercokol dalam hati juga pikiran.

Karena tanpa disadari, semua rasa kekecewaan tersebut hanya akan mengaktifkan hukum tarik menarik. Apa yang kita perbuat dan pikirkan, hal itu pula yang akan kita terima. Jika ada yang tidak berjalan sesuai rencana, jangan lalu kita merasa kesal dan terus menyalahkan atas apa yang terjadi. Karena hal itu akan memperburuk suasana.

Akan ada saat kita harus menerima kekecewaan, berusaha mengikhlaskan dan memaafkan. Dengan begitu akan membuat langkah lebih ringan dalam menjalani hidup. Kita akan lebih fokus dengan tujuan hidup dan memberikan energi positif untuk melakukan hal yang lebih penting tanpa terbebani penyakit hati.

Dan dalam kondisi seperti sekarang ini semoga Tuhan Yang Maha Esa mengaruniai sabar yang tak terbatas dan ikhlas tak bertepi untuk kita semua. Sehingga apapun rintangan dan cobaan yang dihadapi bisa dilalui dan terasa lebih ringan. Amin..