Restorasi Menarik Furnitur Jati Klasik

Bosan dengan dekorasi interior rumah yang mainstream dan ingin menggantinya dengan nuansa baru. Nah tak ada salahnya menyimak ide dan solusi yang diberikan oleh Rully dari workshop Kayuworks di bilangan Bintaro. Hasilnya  dijamin interior rumah Anda jadi semakin menarik dan menyenangkan setelah menambahkan sebuah kursi model lama yang terbuat dari kayu jati asli.

Memang bagi sebagian orang, kursi kayu model lama yang bentuknya sudah tidak menarik pasti menjadi barang usang alias tidak terpakai. Tapi ditangan Rully kursi-kursi tersebut ia restorasi dan ia olah sedemikian rupa sehingga kembali terlihat menarik, bahkan menjadi aksen dan elemen pemanis pada sebuah ruang.

Rulli sendiri bercerita jika ide tersebut ia dapat setelah beberapa kali berkunjung ke rumah kerabat dan melihat banyak furnitur lama yang terbuat dari kayu banyak terbengkalai, terlebih dirinya sangat menyukai material kayu, terutama kayu jati yang memang dikenal kuat hingga bisa berumur puluhan tahun dengan teksturnya yang khas.

Sebelum merestorasi, kursi-kursi tersebut dibersihkan dalam beberapa tahap hingga akhirnya proses mengangkat lapisan cat dan pernisnya yang lama. Selanjutnya memberikan treatment khusus dengan hanya melapisi permukaan kayu menggunakan teak oil saja. Tujuannya agar tekstur dan urat kayu jati tetap muncul.

Sementara untuk finishing joknya, Rully menggunakan bahan busa yang cukup tebal dan empuk yang dilapisi dengan bahan semi kulit sintetis MBtech. Rully sengaja memilih bahan ini karena MBtech telah dikenal pada bidang otomotif dengan penggunaan sangat ekstrim, sehingga jika digunakan untuk aplikasi home interior tentu sangat mumpuni sekali.

Sedangkan warna-warna yang dipilih pun masih dalam turunan warna khas furnitur model lawas. Seperti warna Brown (MBPC 1005) dari MBtech Premium – Carrera, lalu warna Burgundy (MB 9014) dari varian MBtech Camaro, serta warna Charcoal (MB 8802) dari MBtech New Superior. Penggunaan warna-warna tersebut secara tidak langsung mempertahankan karakternya sebagai  furnitur lama namun dalam kemasan yang lebih modern.

Hmm.. menarik bukan?