Rocker Balik Kampung Akan Tayang 12 Juli

Setelah merilis film “Guru Bangsa Tjokroaminoto” pada 2015, rumah produksi MSH Films menghadirkan film terbaru “Rocker Balik Kampung” yang akan tayang pada 12 Juli.

Film drama komedi berlatar budaya Sunda dan musik rock yang dibintangi oleh Bisma Karisma (Gani), Winky Wiryawan (Joe Santani), Maryam Supraba (Andini) serta Iang Darmawan (Ujang), Budi Dalton (Koswara) dan aktris pendatang baru Cleita Ariella (Yayi) itu mengedepankan musik, sejarah dan humanisme menurut siaran pers pembuat film.

Nayaka Untara memproduseri film yang disutradarai oleh Uli Rahman tersebut. Naskahnya digarap oleh Getar Jagatraya, putra sulung almarhum Didi Petet dan Uli Rahman.

“Rocker Balik Kampung” bercerita tentang seorang Joe Santani, seorang rocker yang karir bermusiknya hampir habis dan mulai kehilangan sentuhan kreatifitas
dan arah hidup.

Suatu hari seseorang dari masa lalunya tiba di rumahnya untuk menyampaikan pesan dari Abah Rahman, ketua Kampung Sinar Asih, kampung halaman Joe yang memintanya untuk pulang.

Kampung Sinar Asih mempertemukan Joe dengan orang-orang dari masa lalunya, termasuk Andini yang punya banyak kenangan dengannya. Masalah semakin pelik ketika Kampung Sinar Asih mengalami krisis minyak tanah dan kondisi kesehatan Abah tidak memungkinkan untuk memimpin warga desa melewati krisis tersebut.

“Kami ingin mengangkat kembali kejayaan musik rock di Indonesia sekaligus juga mengingatkan masyarakat tentang budaya asli Indonesia, khususnya Sunda.
Percampuran dua budaya ini dikemas ke dalam cerita yang ringan dan sederhana agar dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luas,” jelas Nayaka dalam keterangan pers.

“Seorang bijak pernah berkata, film bukan sekadar sebuah gambar hidup namun film adalah sebuah gambar kehidupan. Inilah yang kami ingin sampaikan kepada penonton film Indonesia bahwa tidak semua budaya dari luar itu buruk, namun bagaimana kita untuk menyikapinya,” katanya.

Sutradara Uli Rahman menambahkan, “sesukses apapun kita, jangan pernah melupakan asal muasal kita, walaupun menurut kita itu tidak baik, karena kita semua terlahir untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk sesama.”
copyright © antara 2018