Skinny Tracker by Katros Garage

Tidak disangka ternyata Andi Akbar atau akrab disapa Atenx ini punya cerita masa lalu kehidupannya yang tak semua orang tahu. Builder muda di awal-awal perjalanan membuka Katros Garage ternyata untuk membeli bahan motor custom pun harus sampai menyisihkan uang hingga berbulan-bulan. “Perjuangan pokoknya mas,” senyum Atenx.

“Akhirnya di tahun 2015 silam bermodalkan tabungan Rp 3 juta saya belikan motor Honda GL-Pro buatan 1990,” lanjutnya. Pada saat itu motor model Tracker lagi hits,  otomatis Atenk ingin mencoba membuatnya.

Motor sport bermesin bore-up 150 cc itu oleh Atenx dibangun dengan anggaran semurah mungkin. “Karena duitnya saya enggak banyak waktu itu, makanya di modif minimalis aja namun diusahakan maksimal hasilnya,” kenangnya.

Rangka bagian depan masih dipertahankan, namun sektor buritan ada pemotongan sasis dan mengganti desainnya dengan model setengah lingkaran. Untuk kaki-kaki di custom, suspensi depan memakai sokbreker Yamaha Byson dan belakang cukup sok aftermarket. “Ban dipilih model klasik berukuran 18 inci dengan kembangan aspal,” jelas Atenx.

Nah waktu itu aplikasi aluminium di motor belum banyak builder yang berani memasukkan ke dalam konsep modifikasinya, Atenk memberanikan diri membuat spakbor, cover lampu depan, dan boks elektrikal di rangka tengah. Hasilnya? Bagus bro! buktinya di tahun berikutnya, garapan Atenk ini berhasil Juara 1 kontes modifikasi motor khusus Honda. Hebat…!

Kini builder muda ini sudah mapan kehidupannya, bahkan banyak karya motor custom yang lahir dari Katros Garage, di bilangan Jl. Cempaka 1 No.2A, Bintaro, Tangerang itu.

Atenk merasa berterimakasih kepada motor custom pertamanya, sebagai hadiah, sektor jok diremajakan dengan bahan MBtech Premium – Carrera yang dikombinasi MBtech Camaro.

“Desain diamond cut benang emas jadi pilihan, lalu warna Brown (MBPC 1005) dipilih untuk permukaan jok dan bagian sampingnya memakai warna Dark Brown (MB 9013) ,” rinci Atenk.

“Berkat kombinasi warna klasik tersebut membuat motor pertama saya jadi hidup kembali, dan semakin bernilai untuk saya,” tutupnya.