TJ Pengganti Jeep MacGyver

Generasi kedua Jeep Wrangler berkode bodi TJ ini lahir sejak 1997 hingga tahun 2006. TJ masih mengusung desain klasik, boxy dari sang kakak, Jeep CJ7. Ciri lampu bulat pada grill garis-garis vertikal di CJ7 tetap dipertahankan dan Jeep hanya memberikan sentuhan baru berupa redesign agar makin terlihat retro modern.

Ubahan terbesar yang terjadi di TJ adalah sektor suspensi. Jeep memasang sokbreker Quadra-Coil™ alias per keong yang memberikan kenyamanan lebih saat berkendara di medan aspal. Tanpa melupakan performa di medan off-road, TJ juga dibenahi kemampuannya. Mulai dari merancang ulang gardan, ketinggian sasis dengan tanah dan sebagainya.

Jeep ini  juga masih mempertahankan keunikan di bagian pintu dan atap yang dapat dicopot. Bahkan atap kerasnya atau hardtop dapat diganti dengan softop berbahan kanvas. Sedangkan kapasitas a ngkutnya dapat membawa 4-5 orang di dalam kabinnya.

Wrangler TJ telah dibekali piranti keselamatan yang mampu melindungi penumpang berupa roll bar dan airbags. Lalu untuk melibas trek off-road, Jeep menanam mesin 6-silinder segaris berkapasitas 4.000 cc, mesin itu serupa dengan yang dipakai oleh Jeep Cherokee maupun Grand Cherokee.

Sejalannya masa edar Wrangler TJ, produsen Jeep juga beberapa kali merilis aneka varian regular hingga terbatas. Seperti Rubicon, Sahara, sampai yang terbatas, Golden Eagle. Asyiknya, parts modifikasi untuk Wrangler TJ dipasaran melimpah dan mudah dicari. Lantas aliran ubahan TJ bisa dibuat bergaya City Slicker yang klimis, Rock Crawling, Off-Road dan sebagainya. Seru bukan!

Di Indonesia sendiri, Jeep Wrangler TJ tergolong jarang populasinya, kini harga bekas dari unitnya cenderung gelap. Walau berharga tinggi namun Wrangler TJ masih menjadi buruan para penyuka Jeep di Indonesia. Jangan kaget kalau banderolnya menembus setengah milyar rupiah lebih, serem ya harganya!