Triangular Concept Scorpio

Triangular Concept Design menjadi acuan builder Protuner Motorcycles, Athanasius Ketut Hargunanto dalam merancang Yamaha Scorpio milik seorang ekspatriat yang bermukim tidak jauh dari lokasi Protuner di kawasan Krobokan, Denpasar, Bali.

Bro Ketut melakukan re-design motor sport bermesin 225 cc itu dengan gaya scrambler tracker yang dipadu desain Triangular. Model desain segitiga (triangular) banyak dijumpai di motor yang hanya menyisakan ranga asli sekitar 30 persen tersebut.  Tema itu terlihat dari rangka komstir, fender, tangki bbm, swing arm, sub frame, cover lampu depan hingga aksesoris pendukungnya seperti sein dan lain-lain.

Hebatnya rancang bangun ini dikerjakan sendiri dengan tangan alias hand made. Hal ini juga terlaksana berkat lengkapnya alat-alat pertukangan yang ada di dalam bengkel Protuner. “Untuk material saya bentuk dari plat aluminium, dan beberapa parts bersifat knock down,” bangganya.

Selain parts hand made, Bro Ketut memadukan parts OEM Yamaha Byson seperti sokbreker depan dan stang, lalu headlamp dicomot dari moge Victory USA, sokbreker belakang-lampu sein-lampu rem-spion-grip dicomot dari produk aftermarket. “Khusus knalpot dibikin sendiri, ujungnya tetap segitiga donk,” tawa Ketut.

Pamungkasnya, jok orisinil dari Yamaha Scorpio sudah tidak bisa digunakan karena di motor berkelir silver stripe merah ini sudah menggunakan rangka tengah hingga belakang model baru, tracker style.

Ketut memutuskan untuk membuat rangka jok baru dari plat yang telah disesuaikan figurnya dengan desain rangka. Lalu setelah jadi, ia menambahkan busa baru dan pelapis bahan MBtech Riders warna Black (MBRC 2301).  “Tektur karbonnya dipadu dengan desain classy (garis-garis) yang makin menambah kemewahan dari Scorpio,” tutup Ketut.