VOMA ‘Virtual Museum of Art’

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memaksa museum atau galeri seni untuk berinovasi dalam melakukan pameran. Salah satu cara yang ditempuh adalah membuka pameran online, baik di media sosial maupun website. Cara tersebut cukup efektif di kondisi sekarang,  dimanapun penikmat seni berada kini dengan mudah berkunjung secara virtual ke pameran tersebut.

Salah satu terobosan terbaru menikmati karya seni secara online datang dari sebuah institusi bernama Virtual Online Museum of Art (VOMA). Melalui situs https://voma.space/, VOMA merangkul beberapa museum seni ternama di dunia seperti Musée d’Orsay, Whitney Museum of American Art, Museum of Modern Art, New York dan Art Institute of Chicago sebagai pengisi konten website.

Hadirnya VOMA sebagai museum virtual full interaktif pertama di dunia ini menawarkan sensasi berkunjung ke museum dengan suasana baru. Ragam karya seni yang ada di museum virtual itu telah dipersiapkan dalam format digital beresolusi tinggi. Sehingga pengunjung dapat menikmati foto, gambar animasi maupun video lebih jelas seperti sedang berada di lokasi sesungguhnya.

Serunya para penikmat seni tidak diminta bayaran untuk menyaksikan koleksi seni di dalam VOMA. Sementara belum beroperasi, pengelola mempersilahkan pengunjung untuk memasukkan email pribadi untuk dijadikan surat pemberitahuan seandainya VOMA resmi dibuka.