Posted on by @rief

Menikmati Sunset Dari Kompas Bajo

Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Labuan Bajo terus berbenah diri. Terlebih sejumlah event baik berskala nasional maupun internasional akan dihelat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut. Mulai dari gelaran balap motor WSBK, MotoGP, KTT G20 di tahun 2022 hingga ASEAN Summit pada 2023.

Percepatan pembangunan yang meliputi penataan Kawasan Puncak Waringin, Kawasan Batu Cermin dan delapan ruas jalan di Labuan Bajo sudah menampakkan hasil dan telah diresmikan. Pembangunan kawasan Puncak Waringin bertujuan sebagai creative hub atau pusat souvenir para pengrajin setempat dengan menyediakan amphitheater, ruang terbuka hijau dan area parkir.

Salah satu bagian menarik dari Puncak Waringin adalah bangunan Kompas Bajo yang memiliki viewing deck atau anjungan untuk menikmati matahari terbenam atau sunset. Didesain oleh arsitek Yori Antar, Kompas Bajo menjadi lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan alam sekitar Labuan Bajo yang eksotis. Seiring matahari terbenam, kita juga akan disuguhi gugusan pulau dan siluet ratusan kapal pinisi yang melintas.

Bangunan utama Kompas Bajo terbuat dari susunan batu berwarna oranye yang memiliki gaya arsitektur Rumah Adat Manggarai atau Rumah adat Mbaru Niang yang bagian atapnya berbentuk mengerucut. Di dalam kawasan nantinya akan diisi oleh berbagai pusat cendera mata, lounge, sentra tenun ikat dan hasil kerajinan tangan khas NTT lainnya.  

Photos : Internet


Share This Post

0 Comment(s)
Tidak ada komentar, jadilah yang pertama berkomentar
E-Catalog Google Play
E-Catalog App Store